Anda tak Akan Sanggup, Ternyata Begini 3 Tahap untuk Lulus Menjadi Kopassus - Militer Indonesia


Ryan Ferdiansyah | Kopassus, Komando Pasukan Khusus. adalah Branch Special Forces yang bermatra pada TNI Angkatan Darat, Kopassus terdiri dari 2 Grup Berseragam. Grup 1 di Jakarta, Grup 2 di Solo, ditambah Grup 3 Sandi Yudha (blue jeans) dan Sat 81 Gultor.

Menjadi prajurit Kopassus merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi tiap pasukan TNI Angkatan Darat. Pasalnya tidak mudah bagi para prajurit berseragam hijau itu untuk menjadi prajurit baret merah yang disebut-sebut sebagai salah satu pasukan terbaik di dunia.

Bagaimanakan Perekrutan Anggota Kopassus? apa saja Syaratnya? Seorang prajurit yang bisa diterima Kopassus harus bisa berlari 12 menit dengan jarak tempuh minimal 2.800 meter, Lalu pull up 15 kali, push up 40 kali minimal dalam satu menit, sit up 40 kali minimal dalam satu menit, renang dasar 50 meter dan tidak takut ketinggian lebih dari 15 meter.

Ada beberapa tahapan yang mesti dilalui bagi warga negara Republik Indonesia untuk menjadi prajurit Kopassus, Secara umum harus lulus pendidikan pembentukan sesuai tingkatan. Mulai dari Secata (Sekolah Calon Tamtama), Secaba (Sekolah Calon Bintara). Setelah lolos dari saringan penerimaan, mereka melanjutkan ke tahap pendidikan kecabangan, pendidikan para dasar, latihan komando 7 bulan. Pelatihan 7 bulan akan berakhir dengan pembaretan di Nusakambangan. Setelah di satuan akan ditambahkan dengan materi spesialisasi dasar. Seringkali latihan kopassus disebut dengan hell week atau minggu neraka.Berikut ini dia penjelasan 3 tahap untuk lulus menjadi kopassus:

1.Tahap Pertama


Tahapan pertama yang harus di lalui adalah tahap basis, yang pemusatan pelatihan di pusat pelatihan pendidikan khusus, bertempat di batujajar bandung. Disini para calon prajurit dilatih keterampilan dasar seperti menembak, teknik dan taktik tempur, operasi raid, perebutan cepat, serangan unit komando, navigasi darat dan berbagai keteraampilan lain.

2.Tahap Kedua


Selesai dilatihan tahap basis, dilanjutkan dengan tahap hutan gunung yang diadakan di citatah, bandung. disini para calon prajurit komando berlatih untuk menjadi pendaki serbu. penjejakan, anti penjejakan dan survival/bertahan hidup di tengah hutan.

Dalam pelatihan survival para calon prajurit komando harus bisa bertahan hidup di hutan dengan makanan alami yang tersedia di hutan. Dengan latihan ini para calon prajurit komando harus bisa membedakan mana tumbuhan yang beracun dan yang mana tumbuhan yang dapat di konsumsi. dan juga mampu membunuh binatang liar di hutan untuk bertahan hidup, layaknya seperti yang ada di game Minecraft. Tahap latihan kegunung di akhiri dengan long march dari situ lembang ke cilacap dengan membawa amunisi, tambang peluncur dan perlengkapan perorangan.. hufft pasti capek yah wkwkwk

3.Tahap Ketiga



Latihan terberat sudah menanti saat sampai di cilacap, ini adalah latihan tahap ketiga yang disebut latihan tahap rawa laut, para calon prajurit komando berinflitrasi melalui rawa laut. disini materi latihan meliputi navigasi laut, survival laut, pelolosan, dan pendaratan menggunakan perahu karet. Para prajurit komando harus mampu berenang melintasi selat dari cilacap ke nusakambangan.

Latihan di nusakambangan merupakan latihan tahap terakhir, oleh karena itu ada yang menyebutnya sebagai hell week atau minggu neraka. yang paling berat ditahap ini adalah latihan pelolosan dan camp tawanan. Dalam latihan ini para prajurit comando dilepas pagi hari tanpa bekal, dan paling lambat pukul 10 malam sudah harus sampai di suatu titik tertentu. selama pelolosan si calon harus menghindari segala macam rintangan alam maupun tembakan dari musuh yang mengejar.

Dalam pelolosan itu, jika siswa sampai tertangkap maka itu berarti neraka baginya, karena dia akan di intograsi seperti layaknya dalam perang. para pelatih yang berperan sebagai musuh akan menyiksa prajurit malang itu untuk mendapatkan informasi. dalam kondisi seperti itu, si prajurit harus mampu mengatasi penderitaan, tidak boleh membocorkan informasi yang dimilikinya. untuk anggota yang tidak tertangkap bukan berarti mereka lolos dari neraka pada akhirnya merekapun harus kembali ke camp untuk menjalani siksaan.

Selama 3 hari para calon kopassus menjalani di camp tawanan dalam camp tawanan ini semua calon akan menjalani siksaan fisik yang nyaris mendekati daya tahan manusia. dalam konvensi jenewa, tawanan di larang disiksa, namun para calon prajurit komando itu dilatih untuk menghadapi hal terburuk di medan operasi, sehingga bila suatu saat seorang prajurit komando di perlakukan tidak manusiawi oleh musuh yang melanggar konvensi jenewa, mereka sudah siap menghadapinya.

Beratnya persyaratan untuk menjadi prajurit kopassus dapat dilihat dari standar calon untuk bisa mengikuti pelatihan, nilai standar fisik untuk prajurit non komando adalah 61. namun harus mengikuti tes prajurit komando, nilainya minimal harus 70. begitu juga kemampuan menembak dan berenang nonstop sejauh 2000 meter. Hanya mereka yang memiliki mental baja yang mampu melalui pelatihan komando. peserta yang gagal akan dikembalikan ke kesatuan awal untuk bertugas sebagai prajurit biasa. Terima kasih sudah mengunjungi Ryan Ferdiansyah Blog dan jangan lupa subcribe, like dan share :).. Sekian dari saya terima kasih.. :)

Komentar

POSTINGAN POPULER

BUKTI INDONESIA DI SEBUT MACAN ASIA YANG TERTIDUR | BLOG

STORY OF SEASONS: A WONDERFUL LIFE AKAN SEGERA RILIS DI TAHUN 2023